Raja Charles & William: Busana Trooping the Colour 2025 Mengenang Korban Air India

Raja Charles & William: Busana Trooping the Colour 2025 Mengenang Korban Air India
Sumber: Liputan6.com

Raja Charles III akan melakukan perubahan signifikan pada upacara Trooping the Colour tahun 2025 sebagai bentuk penghormatan kepada korban kecelakaan pesawat Air India yang tragis. Upacara yang dijadwalkan pada Sabtu, 14 Juni 2025 ini akan diwarnai dengan nuansa berkabung, mengingat jatuhnya pesawat tersebut telah merenggut banyak nyawa.

Perubahan tersebut termasuk pemakaian ban lengan hitam oleh Raja Charles dan Pangeran William, serta seluruh staf Royal Mews yang bertugas dalam prosesi. Hal ini menunjukan rasa duka cita yang mendalam dari keluarga kerajaan atas musibah tersebut.

Trooping the Colour 2025: Suasana Berkabung Menyelimuti Upacara

Trooping the Colour, upacara tahunan yang merayakan ulang tahun resmi Raja Charles, akan terasa berbeda tahun ini. Suasana berkabung akan menyelimuti upacara tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap 241 penumpang dan awak pesawat Air India yang meninggal dunia.

Upacara yang akan dimulai pukul 10.30 hingga 13.10 waktu setempat ini akan tetap berlangsung di London, dengan rute prosesi dari Istana Buckingham menuju Horse Guards Parade. Namun, nuansa berkabung akan terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Raja Charles dan anggota keluarga kerajaan lainnya akan mengenakan ban lengan hitam. Hal ini menunjukkan rasa duka yang mendalam atas tragedi yang menimpa Air India.

Selain itu, akan ada pengheningan cipta sebelum bunyi The Last Post setelah Raja Charles memeriksa pasukan. Momen ini akan menjadi penghormatan khidmat kepada para korban.

Tragedi Pesawat Air India: Duka Mendalam atas Kehilangan Nyawa

Kecelakaan pesawat Air India yang terjadi pada Kamis, 12 Juni 2025, menjadi tragedi yang sangat memilukan. Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner tersebut jatuh setelah lepas landas dari Ahmedabad menuju London.

Dari 242 orang di dalam pesawat, hanya satu orang yang selamat, Vishwas Kumar Ramesh, warga negara Inggris berusia 40 tahun. Ia mengalami luka serius akibat benturan.

Kisah Ramesh menjadi satu-satunya titik terang di tengah duka yang mendalam. Ia menggambarkan detik-detik mencekam saat pesawat jatuh dan menggambarkan kepanikan yang ia rasakan.

Peristiwa ini tentu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas, baik di India maupun Inggris.

Agenda dan Atribut Busana Upacara Trooping the Colour

Meskipun berkabung, upacara Trooping the Colour 2025 tetap akan berlangsung dengan rangkaian acara yang telah direncanakan. Keluarga kerajaan senior akan hadir, termasuk Pangeran dan Putri Wales beserta anak-anaknya.

Anggota keluarga kerajaan laki-laki akan mengenakan seragam militer, sedangkan anggota perempuan akan tampil elegan dengan gaun sehari-hari atau gaun mantel. Anak-anak Pangeran dan Putri Wales akan mengenakan pakaian yang serasi.

Raja Charles dan Ratu Camilla akan hadir di upacara tersebut. Raja akan mengikuti tradisi dengan menggunakan kereta kuda bersama Ratu di tengah perawatan kankernya yang sedang berlangsung.

Pangeran William dan anggota keluarga kerajaan lainnya diperkirakan akan menunggang kuda dalam prosesi. Ini adalah tradisi yang tetap dipertahankan meskipun ada suasana berkabung.

Trooping the Colour merupakan tradisi yang sudah berlangsung berabad-abad. Upacara ini selalu menjadi agenda penting keluarga kerajaan dan menjadi momen yang dinantikan publik.

Meskipun tahun ini diwarnai oleh suasana duka, upacara Trooping the Colour 2025 tetap akan menjadi momen yang bersejarah dan menghormati para korban tragedi Air India.

Perubahan yang dilakukan pada upacara ini menunjukkan betapa besar rasa empati dan simpati keluarga kerajaan terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Semoga peristiwa ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi dunia penerbangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *