Kekuasaan Khamenei: Seberapa Kuat Pemimpin Tertinggi Iran?

Kekuasaan Khamenei: Seberapa Kuat Pemimpin Tertinggi Iran?
Sumber: Kompas.com

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan menolak rencana Israel untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Trump menilai rencana tersebut bukanlah ide yang baik. Laporan ini muncul di berbagai media AS.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memiliki ambisi yang lebih besar daripada sekadar menghancurkan program nuklir Iran. Serangkaian serangan Israel ke berbagai lokasi di Iran pada Jumat, 13 Juni 2025, bertujuan menggulingkan rezim Iran. Netanyahu bahkan secara langsung menyerukan kepada rakyat Iran untuk melawan para pemimpin mereka.

Profil Ayatollah Ali Khamenei: Pemimpin Tertinggi Iran

Ayatollah Ali Khamenei telah menjadi pemimpin tertinggi Iran sejak 1989. Generasi muda Iran tidak mengenal masa tanpa kepemimpinan Khamenei. Ia memegang kekuasaan tertinggi di Iran, mampu memveto kebijakan publik dan memilih pejabat publik.

Sebagai kepala negara dan panglima tertinggi militer, termasuk Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Khamenei memiliki pengaruh yang sangat besar. Lahir di Mashhad pada 1939, Khamenei berasal dari keluarga religius. Ayahnya seorang ulama.

Pendidikan Khamenei difokuskan pada studi agama sejak usia muda. Ia bahkan sudah memenuhi syarat sebagai ulama pada usia 11 tahun. Namun, kiprahnya lebih dominan di ranah politik daripada spiritual.

Khamenei bergabung dengan kelompok yang mengkritik Shah Iran. Ia hidup dalam pelarian dan berkali-kali ditangkap, disiksa, dan diasingkan oleh rezim Shah. Setelah Revolusi Iran 1979, ia diangkat sebagai pemimpin salat Jumat di Teheran.

Khamenei terpilih sebagai presiden pada 1981. Delapan tahun kemudian, ia dipilih sebagai penerus Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Keluarga Khamenei dan Perannya dalam Politik Iran

Khamenei dan istrinya, Mansoureh Khojasteh Baqerzadeh, memiliki empat putra dan dua putri. Keluarga Khamenei jarang muncul di publik. Informasi tentang kehidupan pribadi mereka sangat terbatas.

Mojtaba Khamenei, putra kedua, paling dikenal karena pengaruhnya yang signifikan di lingkaran dalam ayahnya. Ia menempuh pendidikan di SMA Alavi, sekolah yang banyak dihuni anak pejabat senior Iran.

Mojtaba menikah dengan putri seorang tokoh konservatif terkemuka. Ia memulai studi keagamaan di Qom pada usia 30 tahun. Pengaruh politik Mojtaba semakin terlihat sejak pertengahan 2000-an.

Mojtaba menjadi sorotan setelah pemilihan presiden 2004, ketika dituduh melakukan intervensi untuk mendukung Mahmoud Ahmadinejad. Sejak 2010-an, ia dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Iran.

Meskipun bukan penerus otomatis, Mojtaba memiliki pengaruh signifikan di lingkaran kekuasaan ayahnya. Terdapat spekulasi bahwa ia adalah kandidat pilihan Khamenei untuk menggantikannya.

Anak-Anak Lain dan Putri-Putri Khamenei

Mustafa Khamenei, putra tertua, menikah dengan putri seorang ulama konservatif. Ia dan Mojtaba berjuang di garis depan Perang Iran-Irak.

Masoud Khamenei, putra ketiga, menikah dengan putri seorang ulama berpengaruh. Ia pernah memimpin kantor yang mengelola pekerjaan ayahnya dan bertanggung jawab atas biografi Khamenei.

Meysam Khamenei, putra bungsu, juga seorang ulama. Ia bekerja bersama Masoud di kantor yang mengelola karya-karya ayahnya. Informasi publik tentang kedua putri Khamenei, Bushra dan Hoda, sangat minim.

Bushra menikah dengan putra kepala staf kantor Khamenei. Hoda menikah dengan seorang dosen universitas. Informasi detail tentang peran kedua putri Khamenei dalam politik Iran sangat terbatas.

Ayatollah Ali Khamenei merupakan figur sentral dalam politik Iran, dengan kekuasaan dan pengaruh yang sangat luas. Meskipun keluarganya jarang terlihat di depan publik, beberapa anggota keluarganya, terutama Mojtaba, memiliki peran signifikan dalam lingkaran kekuasaan di Iran. Masa depan kepemimpinan Iran setelah Khamenei tetap menjadi fokus perhatian internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *