Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menetapkan Ahmad Heryawan, atau yang akrab disapa Aher, sebagai Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI. Penggantian ini dilakukan pada Rabu, 25 Juni 2025, di kompleks parlemen Senayan, Jakarta.
Aher menggantikan istrinya, Netty Prasetiyani Heryawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua BAM DPR RI. Pergantian ini berdasarkan surat resmi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI.
Pergantian Kepemimpinan BAM DPR RI
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, memimpin rapat penetapan tersebut. Beliau membacakan surat resmi dari Fraksi PKS yang menjelaskan alasan pergantian kepemimpinan BAM.
Surat bernomor 293/eksternal FPKS/DPR RI/VI/2025 tertanggal 23 Juni 2025 tersebut secara resmi mengganti Netty Prasetiyani Heryawan dengan Ahmad Heryawan sebagai Ketua BAM DPR RI.
Saan Mustopa menegaskan bahwa pergantian ini merupakan hasil keputusan internal Fraksi PKS dan telah melalui prosedur yang berlaku di DPR RI. Proses penggantian ini dilakukan secara transparan dan terbuka.
Proses Pengesahan Aher sebagai Ketua BAM
Setelah membacakan surat resmi dari Fraksi PKS, Saan Mustopa kemudian meminta persetujuan dari anggota BAM yang hadir dalam rapat tersebut. Beliau memastikan bahwa semua anggota BAM menyetujui pergantian kepemimpinan ini.
Setelah mendapatkan persetujuan bulat dari anggota BAM, Saan Mustopa mengetuk palu sebagai tanda resmi disahkannya Ahmad Heryawan sebagai Ketua BAM DPR RI yang baru.
Dengan demikian, secara resmi kepemimpinan BAM DPR RI beralih dari Netty Prasetiyani Heryawan kepada Ahmad Heryawan, suaminya.
Susunan Kepemimpinan BAM DPR RI yang Baru
Selain Ahmad Heryawan sebagai Ketua, susunan kepemimpinan BAM DPR RI yang baru juga telah ditetapkan. Terdapat empat Wakil Ketua yang akan mendampingi Aher dalam menjalankan tugasnya.
Empat Wakil Ketua BAM DPR RI yang baru tersebut adalah Adian Napitupulu, Taufiq R Abdullah, Cellica Nurrachadiana, dan Agun Gunandjar Sudarsa. Mereka diharapkan dapat bersinergi dengan baik bersama Ketua BAM.
Dengan komposisi kepemimpinan yang baru ini, diharapkan BAM DPR RI dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan lebih efektif dan efisien dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Proses pergantian kepemimpinan ini berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen DPR RI dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan.
Kehadiran Aher sebagai Ketua BAM diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja lembaga tersebut. Pengalaman dan rekam jejaknya selama ini diharapkan dapat menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas barunya.
Ke depan, publik dapat berharap BAM DPR RI di bawah kepemimpinan Aher akan semakin responsif terhadap aspirasi masyarakat dan berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Pergantian ini juga memberikan catatan menarik tentang dinamika politik internal DPR RI, khususnya terkait peran keluarga dalam dunia politik. Hal ini menjadi bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan ke depannya.





